Gerbangnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru intensif melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 H. Hingga saat ini, petugas memastikan belum menemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi kurban di wilayah tersebut.
Kepala Distankan Kota Pekanbaru, Maisisco, menyebutkan bahwa sebanyak 3.514 ekor sapi kurban telah terdata pada tahun 2026 ini.
Maisisco juga mengatakan seluruh hewan yang masuk ke Pekanbaru wajib menjalani vaksinasi PMK untuk mencegah penularan sejak dini.
"Sejak Januari 2026 hingga sekarang, kasus PMK di Pekanbaru nihil. Setiap hewan kurban yang lolos pemeriksaan akan mendapatkan Surat Keterangan KesehatanHewan (SKKH) dan izin layak potong," ujar Maisisco, Minggu.
Pemeriksaan fisik dilakukan secara menyeluruh oleh tim lapangan dan Pusat KesehatanHewan (Puskeswan).
Petugas memeriksa normalitas bentuk tubuh, kondisi kaki (pincang atau tidak), serta kesehatan mata, hidung, dan gigi hewan.
Maisisco menambahkan, pemeriksaan di titik pemeliharaan dan penjualan ini sebenarnya sudah berjalan sejak lima bulan lalu.
Hal ini karena mayoritas hewan kurban telah dipelihara oleh peternak lokal beberapa bulan sebelum Idul Adha.
Distankan Pekanbaru dijadwalkan menyerahkan SKKH kepada para pemilik satu pekan menjelang hari raya sebagai syarat mutlak sebelum hewan dibawa ke lokasi pemotongan.
Editor: Sigalingging